Kerangkakarangan mengandung rencana kerja bagaimana menyusun karangan. Kerangka akan membantu penulis menggarap karangan yang logis dan teratur serta memungkinkan penulis membedakan ide - ide utama dari ide - ide tambahan. Kerangka karangan dapat mengalami perubahan terus - menerus untuk mencapai suatu bentuk yang lebih sempurna.
Kerangkakarangan sementara atau non-formal merupakan suatu alat bantu, sebuah penuntun bagi suatu tulisan yang terarah. Sekaligus ia menjadi dasar untuk penelitian kembali guna mengadakan perombakan-perombakan yang dianggap perlu. Kerangka karangan non-formal biasanya terdiri dari tesis dan pokok-pokok utama, paling tinggi dua tingkat perincian.
Berikutadalah beberapa langkah-langkah yang bisa dipakai dalam menyusun karangan argumentasi: 1. Menentukan Tema dan Topik. Tema dan topik merupakan hal terpenting dalam setiap karangan, apapun jenis karangannya. Begitu juga saat menyusun karangan argumentasi. Penentuan tema dan topik karangan menjadi hal pertama yang dilakukan.
Kerangkakarangan adalah garis besar susunan ide yang sistematis, logis, jelas, dan teratur dari sebuah karangan. Agar lebih jelasnya, liat panduan berikut sebelum melihat contoh kerangka karangan. Membuat kerangka karangan Sebelum membuat kerangka karangan ada baiknya kita ketahui bahwa ada 2 macam kerangka karangan, yaitu kerangaka karangan
.
contoh kerangka karangan dan karangannya tentang banjir